Pusat Konveksi Seragam Kerja

Bikin seragam kerja kantor satuan konveksi seragam kerja murah pusat konveksi seragam.Seragam selalu menjadi pro kontra, saya dengan pengalaman, pengamatan, dan pehaman saya tidak melihat adanya manfaat adanya penyeragaman dalam berpakaian dalam instansi pendidikan.

bikin seragam kerja
bikin seragam kerja

Lain halnya dengan bebas dari seragam, setiap pakaian yang dipakai selalu menuntut tanggung jawab. Pernah suatu kali saya memakai jeans sobek-sobek, dan saya “tertangkap” oleh Romo pamong, saat itu juga saya mendapatkan sanksi, dan saya bertanggung jawab atas pilihan yang saya pilih. Efek dari hukuman itu, membuat saya hingga saat ini tidak pernah lagi memakai celana sobek-sobek lagi didalam instansi pendidikan.

Dalam hal berseragam, Pusat Konveksi Seragam Kerja di Indonesia tidak tau nilai-nilai yang melatar belakangi aturan tersebut. Saya yakin merekahanya sebatas mengerti untuk mencegah kesenjangan sosial. Mereka tidak bertindak sesuai prinsip yang jelas. Menurut Wawan lagi, kebanyakan manusia Indonesia hanya diajari untuk bertanggungjawab di bawah paksaan, bukan di alam kebebasan.

Seragam menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sama ragamnya; sejenis; sama; (pakaian) yang sama potongan dan warnanya. Seragam adalah pakaian, bukan soal disiplin, gampang dikendalikan. Kesenjangan sosial bukan timbul akibat tanpa seragam, tapi karena apa yang dilakukan, pilihan apa yang diputuskan.

Penggunaan, Tata Cara, Jenis, Warna dan Model Pakaian Seragam Sekolah tingkat Dasar, Menengah Pertama hingga Menengah Atas diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2014 Tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar Dan Menengah. Permendikbud 45 Tahun 2014 Tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar Dan Menengah ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuha pada tanggal 9 Juni 2014. Permendikbud 45/2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar Dan Menengah mulai berlaku setelah diundangkan oleh Menkumham Amir Syamsudin pada tangal 11 Juni 2014 di Jakarta dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 768.

Pertimbangan sebagai latar belakang ditetapkannya Permendikbud 45/2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar Dan Menengah adalah:

bikin seragam satuan jakarta
bikin seragam satuan jakarta

bahwa dalam rangka memperkuat jati diri bangsa diperlukan pembinaan dan pengembangan kesiswaan untuk menciptakan suasana dan tata kehidupan satuan pendidikan yang baik dan sehat, sehingga menjamin kelancaran proses belajar mengajar

bahwa salah satu upaya dalam rangka memperkuat jati diri bangsa sebagaimana dimaksud pada huruf a, perlu diatur pakaian seragam sekolah guna meningkatkan citra satuan pendidikan serta meningkatkan persatuan dan kesatuan di kalangan peserta didik

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah

Landasa hukum peraturan perundang-undangan untuk menetapkan Permendikbud 45/2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar Dan Menengah adalah:

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410);

Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5157);

Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2014;

Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan, Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2014;

Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 8/P Tahun 2014;

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun 2014;

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan;

Penetapan pakaian seragam sekolah bertujuan:

menanamkan dan menumbuhkan rasa nasionalisme, kebersamaan, serta memperkuat persaudaraan sehingga dapat menumbuhkan semangat kesatuan dan persatuan di kalangan peserta didik;

meningkatkan rasa kesetaraan tanpa memandang kesenjangan sosial ekonomi orangtua/wali peserta didik;

meningkatkan disiplin dan tanggungjawab peserta didik serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku; dan

menjadi acuan bagi sekolah dalam menyusun tata tertib dan disiplin peserta didik khususnya yang mengatur pakaian seragam sekolah.

bikin seragam jogja
bikin seragam jogja

Praktik mengenakan seragam sekolah bermula pada abad ke-16. Praktik ini kemudian diadopsi oleh negara-negara lainnya, dan saat ini umum dijumpai di seluruh dunia. Seragam sekolah berfungsi sebagai sarana untuk mempromosikan kesetaraan sosial di kalangan siswa dan menunjukkan identitas sekolah, namun praktik ini juga dikritik karena dianggap mempromosikan bentuk karakteristik keseragaman dalam militer.

Di indonesia, seragam sekolah diwajibkan bagi setiap pelajar. Seragam sekolah yang dikenakan di setiap jenjang pendidikan adalah sebagai berikut:

Siswa Sekolah Dasar (SD) mengenakan kemeja berwarna putih dan rok/celana berwarna merah

Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengenakan rok/celana pendek berwarna biru laut dan kemeja lengan putih

Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) mengenakan kemeja lengan pendek berwarna putih dan rok/celana panjang berwarna abu-abu.

Sekolah negeri di Indonesia menghargai kebebasan beragama. Sebagai contoh, siswi yang beragama  memiliki pilihan untuk mengenakan atasan lengan panjang, rok panjang, dan sebagai penutup kepala. Kebanyakan sekolah di Indonesia juga memiliki seragam, biasanya dipakai setiap hari Rabu atau Jumat. Jenis seragam ini umumnya berupa kemeja batik lengan pendek atau panjang, dipadukan dengan celana panjang untuk pria dan rok panjang atau pendek untuk wanita. Motif dan warna batik ditetapkan oleh sekolah yang bersangkutan. Sebagian sekolah di wilayah perkotaan juga mewajibkan pemakaia bagi para pelajar. Seragam dikenakan di sebagian besar sekolah di Indonesia setidaknya sekali seminggu. Seragam ini berupa kemeja lengan panjang atau pendek berwarna coklat muda dan rok atau celana panjang berwarna coklat tua.Bikin seragam kerja kantor satuan konveksi seragam kerja murah pusat konveksi seragam.

bikin seragam jakarta
bikin seragam jakarta

Mulai dari Senin hingga Jumat, kita memakai seragam sekolah yang berbeda-beda. Masing-masing sekolah juga punya seragam batik yang menjadi ciri khas sekolah tersebut. Nah, nggak ketinggalan atribut sekolah seperti ikat pinggang, dasi, kaos kaki, sepatu, dan topi jadi must have item kalau mau upacara. Semua itu merupakan bagian dari peraturan sekolah yang wajib dilaksanakan.